Pengertian Karbohidrat Kompleks

karbohidrat kompleks
Ketika sedang menjalani diet untuk menurunkan berat badan atau ketika menjalani terapi bagi penderita diabetes, sering kali kita disarankan untuk mengkonsumsi karbohidrat kompleks. Sebenarnya apa sih pengertian karbohidrat kompleks itu? Jika dilihat dari struktur kimianya, karbohidrat kompleks terdiri dari tiga atau lebih molekul gula yang yang biasanya dihubungkan bersama membentuk rantai. Gula ini sebagian besar kaya serat, vitamin dan mineral. Karena kompleksitas mereka, butuh waktu sedikit lebih lama bagi tubuh untuk mencernanya. Selain membutuhkan waktu yang lebih lama dari karbohidrat sederhana untuk dicerna, jenis ini tidak meningkatkan kadar gula dalam darah secepat karbohidrat sederhana. Karbohidrat kompleks bertindak sebagai bahan bakar tubuh, dan mereka memberikan kontribusi yang signifikan untuk produksi energi.

Serupa dengan karbohidrat sederhana, karbohidrat kompleks dibagi menjadi dua kategori: oligosakarida dan polisakarida. Oligosakarida terdiri dari sejumlah kecil monosakarida, yang tidak melebihi 10. Oligosakarida memiliki peranan penting dalam penyerapan mineral tertentu dan pembentukan asam lemak. Polisakarida sering terdiri dari sejumlah besar monosakarida dan disakarida. Contoh polisakarida termasuk selulosa, dekstrin, glikogen dan pati.


Karbohidrat kompleks
biasanya dapat ditemukan dalam roti, sayuran, dan sereal. Contoh makanan yang mengandung karbohidrat kompleks termasuk bayam, ubi jalar, brokoli, buncis, zucchini, lentil, susu skim, biji-bijian dan banyak tanaman polongan dan sayuran lainnya.

Karbohidrat kompleks memiliki nilai gizi yang lebih tinggi daripada karbohidrat sederhana. Mungkin agak membingungkan untuk membedakan karbohidrat sederhana dan kompleks karena fakta bahwa karbohidrat kompleks pun mengandung unsur tertentu yang sederhana. Namun demikian, membedakan keduanya seharusnya tidak menjadi masalah karena struktur kimianya sangat berbeda, dan karena itu, mereka dapat dibedakan oleh sifat gizi mereka.