Showing posts with label Proses Metabolisme. Show all posts
Showing posts with label Proses Metabolisme. Show all posts

Proses Metabolisme Karbohidrat

Proses Metabolisme Karbohidrat
Metabolisme mengakar pada kata metabole dari bahasa Yunani yang berarti berubah. Dalam dunia ilmu pengetahuan, secara sederhana metabolism diartikan sebagai proses kimiawi yang berlangsung di dalam tubuh makhluk hidup yang bertujuan untuk menghasilkan energi. Proses metabolisme karbohidrat secara garis besar terdiri dari dua cakupan yakni reaksi pemecahan atau katabolisme dan reaksi pembentukan atau anabolisme. Pada proses pembentukan, salah satu unsur yang harus terpenuhi adalah energi. Energi ini dihasilkan dari proses katabolisme. Sementara itu, tahapan metabolisme sendiri terdiri atas beberapa bagian yakni glikolisis, oksidasi piruvat ke asetil-KoA, glikogenesis, glikogenolisis, hexose monophosphate shunt dan terakhir adalah Glukoneogenesis.

Katabolisme Karbohidrat

Katabolisme Karbohidrat
Secara sederhana, katabolisme karbohidrat didefenisikan sebagai suatu proses dimana terjadi pemecahan bahan organic menjadi bahan an-organik dan melepaskan energi dalam jumlah tertentu yang disebut reaksi eksergonik. Energi yang dilepaskan tersebut difungsikan untuk membentuk senyawa bernama adenosine trifosfat atau biasa disingkat ATP yang berperan sebagai sumber energi bagi manusia dalam menjalankan aktivitasnya. Katabolisme sering juga disebut respirasi sel. Hal ini terkait dengan tujuan utama katabolisme yakni membebaskan energy yang tersimpan di dalam makanan yang dikonsumsi.

Apabila pemecahan atau pembongkaran suatu zat melibatkan oksigen atau aerob, ia akan disebut proses respired. Dan jika tidak melibatkan oksigen atau an-aerob, maka proses tersebut dinamai fermentasi. Proses katabolisme karbohidrat atau pemecahan zat dengan melibatkan oksigen terdiri dari glikolisis, dekarboksilasi oksidatif, daur krebs dan terakhir adalah transport electron.